Review OWK Homestay Wonosobo

papan petunjuk OWK homestay di pinggir jalan

papan petunjuk OWK homestay di pinggir jalan

Lebaran kali ini karena satu dan lain hal, gw sekeluarga tidak menginap di rumah saudara saat mudik ke Wonosobo. Ini pertama kalinya buat gw. Biasanya kalau pulang ke Wonosobo gw tinggal pilih mau tidur di rumah mana. Rumah simbah, bude, bulik, semuanya terbuka untuk keluarga gw, tinggal pilih .

Tahun ini kami mencoba menginap di salah satu homestay di Wonosobo, namanya OWK Homestay. Letaknya tidak jauh dari alun-alun Wonosobo.

OWK Homestay ini memiliki dua rumah yang disewakan. Kami mendapat Homestay 2, dengan fasilitas tiga kamar tidur, ruang tamu, tv, kamar mandi dengan toilet jongkok yang juga dilengkapi dengan water heater, dapur lengkap dengan kompor, peralatan masak dan makan, serta terdapat mesin cuci. Dua kamarnya diisi masing-masing dua single bed, dan satu kamar diisi double bed. Hawa di Wonosobo sangat dingin baik siang maupun malam, sehingga tidak memerlukan AC.

20150721_070751

kamar twin bed

20150721_071028_LLS

kamar double bed

20150721_070924_LLS

kamar mandi & wc

20150721_070820

dapur

Kondisi rumah yang kami tempati masih baru dan cukup bersih. Info dari mas Harjo, pemilik homestay tersebut, rumah yang kami tempati memang baru tiga bulan dibuka sebagai homestay. Lumayaaan…nyobain homestay baru, belom banyak yang pakai. Saat kami menginap disana, karyawan homestay masih libur semua, jadi mas Harjo dan keluarganya sendiri yang menyambut dan menyiapkan segala sesuatunya untuk kami.

homestay tampak depan

homestay tampak depan

pemandangan dari teras homestay

pemandangan dari teras homestay

Rumah kami dikelilingi kebun dengan bermacam tanaman, entah tanaman apa saja, yang gw kenali hanya tanaman cabai dan kol. Di depan rumah terdapat gazebo dan kolam ikan. Ada juga warung kopi kecil dengan area duduk di bawah dan di rooftop. Karena karyawannya masih mudik, warung kopinya tutup selama kami disana. Untungnya di dalam homestay disediakan teh, kopi dan pemanas air, jadi kami tetap bisa bersantai di gazebo sambil minum kopi buatan sendiri di pagi hari. Dari tuan rumahnya pun kami mendapat cemilan pagi berupa tempe kemul dan geblek (cireng ala wonosobo). Lumayaan lah untuk nemenin kopi.

mau poto yang lagi ngopi cantik, apa daya modelnya ngikut terus

mau poto yang lagi ngopi cantik, apa daya modelnya ngikut terus

warung kopi (bawah) yang lagi tutup

warung kopi (bawah) yang lagi tutup

kasi cireng ke kucing

kasi cireng ke kucing

Tempe kemul & geblek (cireng)

Tempe kemul & geblek (cireng)

  Kalau ingin berwisata ke Dieng dan sekitar Wonosobo, atau mengejar sunrise di puncak Sikunir, homestay ini bisa jadi salah satu pilihan. Letaknya memang masih agak jauh dari wisata Dieng Plateu, karena lebih dekat dengan alun-alun Wonosobo. Namun untuk rombongan keluarga apalagi yang bawa anak kecil macam gw, homestay ini cukup pas, baik hawanya, kondisi, maupun lokasinya. Kalau mau kuliner khas Wonosobo, tinggal ngesot ke kota. Hawa dinginnya juga tidak terlalu menusuk buat anak-anak. Di area dekat wisata Dieng sebenarnya juga sudah banyak sekali homestay bergeletakan di pinggir jalan. Tapi kalo bermalam disana, dinginnyaaaa ga nguatin.

Thats all my review, hope it helps buat yang lagi cari-cari penginapan di area Wonosobo & Dieng ^^

Alamat OWK Homestay:

Permata Hijau Residence

Jl. Lurah Sudarto Km 01 Wonosobo

Telp (0286)3320078, 0812-266-1429

Kalau bingung, di Google maps juga udah ada.

Detail info lain bisa cek ke websitenya: http://www.owkhomestay.com/

Advertisements