Review Dafam Hotel Cilacap


Beberapa minggu lalu, gw dapat dua undangan pernikahan yang diadakan di Cilacap, satu dari sepupu gw, satunya lagi dari tetangga masa kecil. Sudah hampir sepuluh tahun gw pergi dari Cilacap, kota kelahiran gw. Rasanya kangen juga, sekaligus berasa aneh saat harus cari-cari penginapan di kota kelahiran sendiri hehe. Maklum keluarga gw di Cilacap udah tinggal sepupu gw itu, dan tidak mungkin gw menumpang di rumahnya karena rumah mereka sendiri sudah dirombak jadi panggung manten. Bisa riweuh nanti kalo menginap disana.

Setelah pilah pilih via Agoda, yang ternyata emang tidak banyak pilihan yang oke di kota itu, akhirnya kami memilih untuk menginap di Dafam Hotel. Waktu gw tinggal di Cilacap dulu, hotel ini belum ada. Waktu itu di lokasi yang sama masih berdiri Grand Hotel, namun sekarang sudah diambil alih, direnovasi dan berganti nama menjadi Dafam Hotel.

taken from : Agoda

taken from : Agoda

Lokasi Dafam cukup dekat dari stasiun kereta Cilacap. Jadi kalau turun di stasiun Cilacap, bisa naik becak yang mangkal disana, banyak kok. Bayar sekitar sepuluh ribu, atau kalo mau ngirit dikit ya tawar aja sampe lima ribu. Bisa dapet kok, kalo beruntung hahaha. Lokasi ke Pantai Teluk Penyu juga dekat sekali. Karena persis di depan hotelnya adalah jalan menuju pantai. Naek becak juga bisa. Mungkin sekitar sepuluh ribuan. Perkiraan loh yaa..gw sendiri waktu itu ke pantai nebeng kakak gw yang bawa mobil ke Cilacap, jadi ga tau tarif becak menuju pantai.

Hotel ini hanya terdiri dari dua lantai, lantai dasar dan lantai atas. Jadi tidak ada lift. Kalau berencana menginap di hotel ini dan bawaannya banyak, better minta kamar di lantai bawah. Dan kalo memang mau pakai fasilitas kolam renang, jangan lupa minta kamar di lantai dasar yang dekat dengan kolam renang, karena ruang bilas di kolam renang hotel ini rada vulgar, jadi mendingan bilas di kamar masing-masing.

Waktu booking hotel, gw ga tau kalo hotelnya ga punya lift. Padahal bawaan gw segambreng, karena bawa outfit kondangan lengkap, make up plus perlengkapan si kecil. Waktu itu gw book dua kamar, dan sayangnya kamar di lantai dasar tinggal satu yang kosong. Jadilah gw dapet kamar di lantai atas *hyaaaaa*. Emak gw menempati kamar di lantai dasar, kebetulan dapat kamar persis di depan kolam renang *yaaiiyy bisa numpang bersih bersihhh*.

Kondisi kamar di Hotel Dafam terkesan agak tua. Sepertinya renovasi dari Grand Hotel tidak terlalu membuang banyak furniture. Jadi interiornya tidak berasa seperti hotel baru. Dan, gw compare dengan foto-fotonya di Agoda pun lumayan berbeda dengan aslinya. Fasilitas kamarnya lengkap, standar bintang tiga. Ada wifi, tivi, meja, shower, toilet duduk, dan AC pastinya. Kamar emak gw, ukurannya jauh lebih luas, namun fasilitasnya sama.

kamar gw

kamar gw kalo dari depan pintu kamar

kamar gw kalo dari jendela

kamar gw kalo dari jendela

Kami sempat mencoba kolam renangnya. Maklum bawa anak kecil, kalo liat kolam renang gede dikit anak gw langsung pengen terjun  jadi kalo nginep di tempat yang ada kolamnya gw selalu prepare baju renang, minimal buat anak gw. Kolam renangnya bersih, dan rajin dibersihkan pula. Dua malem gw nginep disana, tengah malem selalu ada suara gemericik air dari arah kolam. Gw pikir ada yang berenang tengah malem, ternyata suaranya penjaga kolam yang lagi bersihin kolam renang. Sorenya pun ada yang bersihin kolamnya lagi. Asli rajin 

Kolam renang Dafam. Di belakang ada penjaga yang lagi bersihin kolamnya.

Kolam renang Dafam. Di belakang ada penjaga yang lagi bersihin pinggiran kolamnya.

Menu sarapan yang disediakan di Dafam cukup beragam, ada sup-supan, bubur-buburan, sereal, roti, mini cake, egg corner, nasi goreng, nasi putih dan lauk pauk. Oiya kalau suka bermain bilyard, di lantai dasar juga ada meja bilyar yang bisa dimainkan secara gratis.

Tarif yang gw dapat waktu itu berkisar tiga ratus ribuan. Jadi dua kamar per harinya tidak sampai tujuh ratus ribu. Untuk kamar gw yang kecil agak kemahalan sih, tapi kalo ngukurnya pake kamar Emak gw yang luas ya itungannya murah hehehe.

Buat short visit di Cilacap sebenernya hotel ini cukup nyaman, hanya saja AC di kamar gw dan Emak gw tidak terlalu dingin untuk ukuran Kota Cilacap yang puanass .Minus point yang rada ngeganggu adalah lobbynya yang jadi smoking room di malam hari. Yes, waktu menginap disana (entah mungkin karena malam minggu) ada live musik di lobby yang dibawakan penyanyi berbaju sexy, dan semua yang di lobby diperbolehkan merokok. Entah mulai dari jam berapa. Jadi waktu gw dan keluarga mau keluar cari makan malam, kami harus melewati kumpulan asap rokok yang berasal dari lobby dan area bilyard. Not really a family-with-young-children friendly hotel sih menurut gw. Mungkin memang target hotel ini bukan untuk family holiday, karena saat saya disana pun tidak banyak keluarga yang menginap. Mayoritas pengunjungnya adalah bapak-bapak karyawan yang sedang berdinas di Cilacap. Jadi yaa hiburannya disesuaikan dengan tipe pengunjung terbanyak.

So..thats all my review. Semoga membantu untuk cari-cari referensi ya. Detail tentang Dafam Hotel bisa dilhat disini.

Hotel Dafam Cilacap
Jl. Dr. Wahidin 5-15 Cilacap 53212
Central Java – Indonesia
Tel. +62 282 5200 97
Fax. +62 282 5200 98
E-mail : info@dafamcilacap.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s